Recent Posts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 Mei 2017

fungsi kerajinan bahan keras


Fungsi kerajinan bahan keraserajinan
Gambar terkait
a. Benda pakai, adalah karya kerajinan yang diciptakan
mengutamakan fungsinya. Unsur keindahannya
hanyalah sebagai pendukung. 


 Hasil gambar untuk kerajinan bahan keras fungsinya
b. Benda hias, adalah karya kerajinan yang dibuat
sebagai benda pajangan atau hiasan. Jenis ini lebih
menonjolkan aspek keindahan daripada aspek
kegunaan atau segi fungsinya.

fiberglass

 cara membuat kerajinan dari FIBERGLASS

 

Hasil gambar untuk fiberglass gantungan kunciBAHAN

a. Resine blue / bening
b. Catalis Oil

ALAT

1. Cetakkan bisa terbuat dari kaca, besi / seng, plastik, dan lain-lain.
2. Kapas.
3. Minyak goreng.
4. Aneka pernik untuk hiasan bisa berupa foto, koin, pernak pernik, hewan yang diawetkan, atau barang unik apa saja.
5. Tempat adukan dari plastik / kaca / seng.

*Bahan bahan untuk membuat kerajinan fiberglass seperti catalis oil dan resine bisa Anda dapatkan ditoko bahan bahan kimia terdekat.

PROSES CARA MEMBUAT FIBERGLASS


 1. Siapkan telebih dahulu alat cetak dan olesi permukaannya denganmenggunakan kapas yang sudah dicelupkan dalam minyak goreng.
2.kemudian Campurlah kedua bahan (no1 dan 2) sampai merata dengan perbandingan 10:1.
3. Setelah itu Masukkanlah pernik-pernik untuk hiasan (pernik-pernik bisa foto, bunga, hewan kecil, dan tulisan).
4. Lalu Diamkan beberapa menit sampai kedua bahan mengeras (biasanya didahului dengan panasnya campurkan kedua bahan).
5. Setelah beberapa menit dan campuran kedua babhan telah dingin keluarkan dari cetakan dengan hati-hati.
6. Lebih bagus diperhalus dengan digerinda / diamplas lalu dikompon yang halus.



sumber: http://www.caramembuatmu.com/2014/04/cara-membuat-fiberglass.html

Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan dari Bahan Keras

 Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan dari Bahan KerasHasil gambar untuk bahan keras
Dalam perkembanganya produk, kerajinan tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur seni pada umumnya. Sentuhan-sentuhan estetik sangat penting untuk mewujudkan karya kerajinan atraktif dan bernilai
ekonomis. Pada produk kerajinan, aspek fungsi menempati porsi utama. Maka, karya kerajinan harus
mempunyai nilai ergonomis yang meliputi: kenyamanan, keamanan dan keindahan (estetika). Pada materi kerajinan dari bahan lunak, kamu sudah mempelajari tentang unsur estetika dan ergonomis karya
kerajinan dari bahan lunak. Diharapkan kamu dapat mengenali dan mengeksplorasi tentang unsur estetika
dan ergonomis serta mengembangkan produk-produk kerajinan dari bahan keras yang ada di daerahmu dan di wilayah Nusantara.



teknik pada pembuatan kerajinan bahan keras

                     Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Keras

a. Teknik Cor (cetak tuang)
Teknik cor sudah ada ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, bangsa Indonesia mulai mengenal teknik pengolahan perunggu. Terdapat beberapa benda kerajinan dari bahan perunggu seperti gendering perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan.

b. Teknik Etsa
Kata etsa berasal dari bahasa Belkamu atau Jerman,yaitu etchyang berarti memakan, berkorosi, atau
berkarat, Kata etchingberarti mengetsa. Benda-benda dari logam dapat dietsa dengan merendam
dalam larutan etsa (larutan asam). Untuk melindungi bagian yang tidak ingin teretsa oleh pengikisan larutan asam ini, seluruh permukaannya dilapisi dengan bahan penolak asam, yaitu resist (bahan pelindung). Sementara itu, bagian-bagian yang terpilih untuk dietsa sesuai dengan desain dibiarkan terbuka dan terkena pengikisan asam. Secara perlahan-lahan, asam akan melarutkan dan mengikis tempat-tempat yang terbuka sampai tingkat yangdiinginkan sehingga permukaannya turun sampai di bawah permukan aslinya.\

c. Teknik Ukir
Di Indonesia, karya ukir sudah dikenal sejakZaman Batu Muda. Pada masa itu, banyak peralatanyang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. Benda-benda itu diberi ukiran bermotif geometris, seperti tumpal, lingkaran, garis, swastika, zig-zag, dansegitiga. Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius.

e. Teknik Bubut
Dalam pekerjaan membubut, diperlukan alat pemotong yang berfungsi untuk mengiris, menyayat/menggaruk dan membentuk benda ialah pahatbubut. Teknik bubut ini akan menghasilkan karya kerajinan yang simetris, bulat dan rapi. Contoh karya kerajinan dengan teknik bubut adalah asbak kayu, vas bunga dari kayu, benda-benda mainan.

f.  Teknik Anyam
Anyaman adalah seni kerajinan yang dikerjakan dengan cara mengangkat dan menumpangtindihkan atau menyilang-nyilangkan bahan sehingga menjadi suatu karya anyaman. Bahan keras dari karya kerajinan yang dapat menggunakan teknik anyaman, antara lain: bambu, rotan, dan plastik.

Motif pada kerajinan bahan keras

Apa aja sih motif yang ada pada produk kerajinan bahan keras??

Motif ragam hias pada kerajinan bahan keras
Hasil gambar untuk motif realis
a. Motif realis
Merupakan motif yang dapat di ambil dari keadaan alam yang bersifat nyata, seperti tumbu-tumbuhan, hewan, bentuk batuan, bentuk awan, bentuk matahari dan lain-lain. 
 
Hasil gambar untuk motif abstrak
b. motif abstrak
motif abstrak adalah motif yang tidak jelas dengan objek apa yang diterapkan pada motifnya, disisi lain motif ini menggunakan bentuk bebas.
 
Hasil gambar untuk motif dekoratif
c. motif dekoratif
suatu motif  dengan  tujuan memperindah objek benda yang akan di gambar dalam motifnya. motif ini memodifikasi bentuk alam dengan seindah mungkin tapi tanpa mengubah bentuk aslinya.
Hasil gambar untuk motif dekoratif
d. Motif geomatris
Merupakan motif yang mempunyai bentuk  teratus dan dapat di ukur dengan alat ukur seperti penggaris. Contohnya adalah lingkaran, kerucut, persegi, segitiga dan lain-lain.

sumber :
http://wapzandroid.blogspot.co.id/2016/01/materi-produk-kerajinan-bahan-keras.html

Sabtu, 20 Mei 2017

Teknik yang ada pada pembuatan kerajinan bahan keras

Ada banyak cara untu membuat kerajinan yang berasal dari bahan keras 
Hasil gambar untuk ukir dan anyam


1.  Teknik Cor

       Teknik ini sudah ada sejak zaman perunggu. Di gunakan untuk mencetak gending perunggu, kapak, bejana dan perhiasan.

2.  Teknik Ukir

        Merupakan teknik yang sudah di kenal sejak zaman batu muda. Pada saat itu benda benda di rumah tangga di beri ukiran, misalnya gerabah atau kayu. Motif ukirannya : Zig-zag, segitiga, garis, lingkaran dan tumpal.


3.  Teknik Bubut

       Teknik ini memerlukan alat pemotong , mengiris dan menyayat untuk membentuk benda yaitu pahat bubut. Contoh kerajinan ini adalah vas bunga dari kayu, asbak kayu,dll.


4. Teknik Anyam

       Teknik ini di lakukan dengan cara menyilang-nyilangkan atau menumpang tindihkan bahan sehingga menjadi suatu karya anyaman. Bahan keras yang dapat menggunakan teknik anyam di antaranya : bambu, rotan , dan plastik.

KERAJINAN BAHAN KERAS

Pengertian, Manfaat, Unsur-unsur, dan Tahap pembuatan
Apasih kerajinan bahan keras itu???

Kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang dalam tahap pembuatannya menggunakan bahan yang bersifat keras. Kerajinan bahan keras juga dibedakan menjadi 2, yaitu :


1. Kerajinan Bahan Keras Alami



Gambar terkait 

Kerajinan bahan keras alami adalah kerajinan yang bahan baku pembuatannya masih berasal dari alam
contoh :

  • Kayu
  • Biji - Bijian
  • Bambu
  • Batu
  • Kerang
  • Tulang
  • Rotan
  • Pasir    
2. Kerajinan Bahan Keras Buatan
Gambar terkait

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Berbeda dengan kerajinan bahan keras alami, kerajinan bahan keras buatan adalah kerajinan yang bahannya telah mengalami pengolahan kembali. Contoh kerajinan bahan keras buatan :
  • Kaca
  • Kaleng
  • Logam ( Tembaga, Perak, Kuningan, Emas dan Alumunium )
  • Semen
  • Kawat
  • Timah
  • Besi

Tahap Membuat Kerajinan Bahan Keras

a. Membuat rancangan
Rancangan adalah hal awal yang kita lakukan setelah mendapat ide untuk membuat suatu kerajinan dari bahan lunak, rancangan yang bagus biasanya akan menghasilkan yang bagus. Rancangan biasanya dibuat di suatu kertas lalu kita menggambarnya.
b. Menyiapkan alat dan bahan
Setelah rancangan dibuat tahap selanjutnya adalah menyiapkan alat dan bahan. Alat dan bahan di utamakan memiliki kualitas yang bagus sehingga akan mendapat hasil yang baik.
c. Membuat benda sesuai rancangan
Setelah semua siap kita mulai dengan proses pembuatan, buatlah sebuah bagian dasar terlebih dari suatu kerajinan sehingga akan mudah dibentuk dan mempercepat proses pembuatan.
d. Tahap penyelesaian
Tahap akhir setelah kita membuat suatu kerajinan adalah salah satunya dengan merapikan atau memberi hiasan atau beberapa tambahan lain sehingga meningkatkan kualitas kerajinan tersebut.  
 
Manfaat

1.Dapat digunakan sebagai benda pakai dan benda hias.
2.Menghasilkan produk-produk terbaru yang berasal dari bahan keras, contohnya sebagai produk barang.
3.Memberikan Ilmu dan pengalaman dalam pembuatan kerajinan dalam bahan keras.
Unsur-unsur 
 
1.     Unsur Estetika ( Keindahan )
Yaitu nilai-nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni
2.    Unsur Ergonomis ( Aspek fungsi dan kegunaan )
Yaitu keamanan, kenyamanan dan keluasan 



sumber :
http://www.bantubelajar.com/2014/12/kerajinan-bahan-keras-contoh-dan-tahap.html
https://worldscientifict.blogspot.co.id/2016/03/bahan-keras-prakarya.html