Recent Posts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 03 Desember 2016

contoh usaha

Pada saat ini banyak sekali yang memilih melakukan usaha agar mendapatkan keuntungan yang besar tetapi dari modal yang sedikit. bagi yang suka membuat kerajinan mebuat box file dari kardus/triplek dapat dijadikan sebuah usaha dan dapat memberikan keuntungan.
mari kita membuat box file dari kardus, caranya gampang loohh.. 


Alat dan bahan yang diperlukan :
1.kardus
2.cutter/gunting
3.pengaris
4.pensil/pulpen
5.lem dan isolasi bening
6.kertas kado


cara membuat :
1. Buatlah pola
2. Setelah itu gunting dan rekatkan menggunakan isolasi.dan jangan lupa rekatkan dulu menggunakan isolasi 3. jika kardus tersebut sudah menempel, sampul kardus tersebut menggunakan kertas kado agar lebih menarik
4. box file dari kardus selesai

cara menjadi pengusha sukses

INGIN MENJADI PENGUSAHA YANG SUKSES???  


cara menjadi pengusaha sukses adalah dengan :

1. Menentukan produk

Langkah awal untuk menjadi pengusaha / pebisnis sukses adalah menentukan produk atau jamak disebut dengan riset produk.
Produk disini tidak selamanya harus berbentuk barang fisik, namun juga bisa berupa barang digital seperti ebook, ecourse atau semacamnya, bahkan bisa juga berbentuk layanan / jasa.

Untuk menentukan produk yang tepat, tentu kita harus melakukan riset terlebih dahulu, mulai dari riset konsumen sampai riset persaingan. Produk yang baik adalah produk yang memiliki jumlah peminat (konsumen) yang besar namun memiliki tingkat persaingan kecil.

2. Mencari tahu target pasar

Pengusaha sukses adalah mereka yang bukan hanya pandai memilih produk namun juga pandai menganalisa siapa yang menjadi target pasar. Jadi, disini kita dituntut untuk mengetaui siapa target pasar atas produk yang akan kita jual, karena jika dalam pengapliasiannya salah, maka bisa dipastikan akan sulit untuk memperoleh penjualan.

3. Memilih media promosi yang efektif

Ada banyak media yang bisa kita gunakan untuk promosi, seperti media cetak, internet, radio atau tv. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua media tersebut efektif untuk meningkatkan penjualan. Karena kembali lagi pada siapa target Anda, jika target produk Anda adalah anak muda, maka gunakan internet sebagai media promosi, sebaliknya jika target Anda adalah orang tua yang notabenya tidak terlalu paham akan internet, maka gunakan media tv atau radio.

4. Menggunakan strategi promosi kreatif

Pemasaran yang baik akan meningkatkan persentase untuk terjadi penjualan yang akan meningkatkan keuntungan dalam bisnis atau usaha yang Anda jalankan.

5. Membuat pembukuan untuk menghitung margin

Akan jauh lebih baik jika pengusaha / pebisnis memiliki pembukuan yang jelas, karena dari pembukuan tersebut nantinya bisa menghitung untung dan rugi, jadi kita bisa mengetahui berapa keuntungan yang didapat setelah dikurangi dengan modal yang dikeluarkan.


sumber :
http://www.seoterpadu.com/2015/02/cara-menjadi-pengusaha-muda-yang-sukses.html

 

langkah awal entrepreneur

LANGKAH AWAL YANG HARUS DISIAPKAN SEORANG ENTREPRENEUR


Ketika memulai untuk berbisnis, kita harus memahami terlebih dahulu tentang konsep produk atau jasa yang akan dijalankan nantinya. Memahaminya itu bukan hanya secara teknis produksi, tetapi kita juga mengenai pasar dan prospek dari lingkungan terkecil sampai pada tingkat lingkungan terbesar. Oleh karena itu perlu dibahas secara menyeluruh aspek-aspek penting dalam melakukan analisa kelayakan dan prospek produk, termasuk produk baru dengan melihat sisi human behavior, kebutuhan pasar, dan sebagainya.


Setiap entrepreneur harus tahu visi dan misinya, karena akan menjadi panduan bagi dirinya untuk tetap berjalan serta fokus pada bisnis dan organisasinya. Akan tetapi seringkali suatu usaha pada awal pengembangannya mengalami kegagalan. Hal itu dipicu oleh tidak fokusnya seseorang dalam rangka peningkatan kemajuan bisnisnya bahkan terlalu banyak mencoba untuk memulai jenis usaha yang lain.

Selain dari pada pemahaman usaha yang sedang dirintis, sikap mental pun merupakan kunci keberhasilan Anda. Ada sesuatu hal yang harus dicamkan oleh seorang entrepreneur seperti, sikap pantang menyerah, proses belajar berkesinambungan, dan melihat permasalahan secara positif yang tidak membuat kita menyerah. Entrepreneur harus melihat setiap detail peluang dan harus tetap belajar dari proses kegagalan.

Secara statistik hampir seluruh kegagalan dalam berbisnis baik kecil, menengah dan besar disebabkan oleh karena tidak adanya perencanaan dalam berbisnis. Asumsi-asumsi mengenai kapasitas produksi, tingkat utilisasi produksi, proyeksi kenaikan harga, dan biaya serta aspek yang lainnya. Dalam perencanaan berbisnisharuslah menggambarkannya secara akurat, realitas pasar atau praktek yang ada di dalam suatu ranah industri.

Sistemasi perhitungan dan proyeksi pendapatan serta biaya pun harus dibuat secara tepat, sehingga dapat membantu calon pengusaha untuk menghitung secara akurat kebutuhan modal investasi dan modal kerja.

Pemahaman yang baik akan membantu setiap entrepeneur untuk dapat mengidentifikasi potensi risiko dalam berbisnis, manajemen dan keuangan serta membuat langkah-langkah pengendalian untuk dapat mengatasi risiko tersebut.  



sumber :
http://www.ayopreneur.com/memulai-bisnis/langkah-awal-yang-harus-disiapkan-seorang-entrepreneur

tahapan Entrepreneur

5 tahan bisnis yang harus dilalui seorang ENTREPRENEUR 

Untuk membangun sebuah bisnis, meskipun dalam skala kecil menengah, hal yang paling mendasar adalah memahami dahulu bagaimana tahapan bisnis, mulai dari awal hingga bisnis tersebut berkembang. Bisa menjadi panduan Anda.

Pakar marketing dari Ednovate Marketing, Hermas Puspito, membagi tahapan tersebut menjadi lima:

 

TAHAP 1: MENCARI IDE BISNIS

Merupakan tahap paling awal ketika akan memulai bisnis. Calon pebisnis  mencari berbagai informasi tentang peluang dan ide bisnis. Ide ini bisa datang darimana saja.

Tip: kita bisa memperoleh ide bisnis dari buku, majalah, internet, seminar, saran pebisnis senior dan juga ketika kita berkunjung ke pusat perbelanjaan/pusat keramaian.

TAHAP 2: MEMULAI BISNIS

Setelah menemukan ide dan peluang bisnis, kemudian memulai bisnis. Ingat, intinya adalah ACTION dahulu, dan jangan takut gagal.

Tip: Pada tahap ini fokuslah untuk jualan, promosi, mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan. Kumpulkan dan cari konsumen sebanyak-banyaknya.

TAHAP 3: MENINGKATKAN PROFIT

Pada tahap ini kita fokus untuk meningkatkan keuntungan bisnis. Setelah banyak konsumen yang datang ke toko kita, saatnya kita meningkatkan keuntungan.

Tip:
- Perbesar margin keuntungan
- Buatlah konsumen membeli lebih sering
- Buatlah konsumen membeli lebih banyak

TAHAP 4: MEMBANGUN SISTEM

Tahap ini secara bertahap kita mulai membangun sistem bisnis. Kita mulai membuat Standard Operating Procedure, buat sistem proses order, penjualan, penggajian karyawan, buat tim manajemen.

Tip: Inti dari tahap ini adalah bisnis kita bisa jalan, meski kita tidak ada.

TAHAP 5: MENGEMBANGKAN

Tahap ini bisa kita jalankan ketika sistem sudah kita bangun. Proses pengembangan bisnis ada berbagai macam:
- Membuka cabang
- Membuka sistem kemitraan
- Membuka sistem waralaba
- Mencari ide bisnis baru

 

sumber : 
http://www.ayopreneur.com/business-advice/inilah-5-tahap-bisnis-yang-harus-dilalui-seorang-entrepreneurs

Ciri-ciri dan Sifat kewirausahaan

Untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka setiap orang memerlukan ciri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. 


Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
  • Percaya diri
  • Berorientasikan tugas dan hasil
  • Berani mengambil risiko
  • Kepemimpinan
  • Keorisinilan
  • Berorientasi ke masa depan
  • Jujur dan tekun
Sifat-sifat seorang wirausaha adalah:
  • Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
  • Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
  • Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
  • Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
  • Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
  • Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
  • Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.

sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan

Faktor Kegagalan Dalam Wirausaha

Faktor Kegagalan Dalam Wirausaha

 

Menurut Zimmerer (dalam Suryana, 2003 : 44-45) ada beberapa faktor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usaha barunya:
  • Tidak kompeten dalam manajerial.
Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.
  • Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.   
  • Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik, faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. Kekeliruan memelihara aliran kas menyebabkan operasional perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
  • Gagal dalam perencanaan.
Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.
  • Lokasi yang kurang memadai.
Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.
  • Kurangnya pengawasan peralatan.
Pengawasan erat berhubungan dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif.
  • Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha.
Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi besar.
  • Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan.
Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.

sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan
 

mindset Entrepreneur

Mindset Yang Harus Dimiliki oleh Seorang Entrepreneur



1. Jangan Pernah Berpikir INSTAN

Dalam berbisnis apapun jangan sekali kali Anda ingin berhasil secara Instan, baik itu bisnis online maupun offline semua itu butuh proses untuk kesana dan perlu waktu untuk menuju puncaknya. Jika Anda tergiur berbisnis karena hasil yang cepat, maka bersiap-siap pula untuk hancur cepat, istilah “hal yang dibangun dengan instan, akan roboh secara instan pula”.
Mie instan aja perlu proses untuk membuatnya, apalagi hal yang namanya SUKSES pasti perlu proses juga. Nikmati prosesnya dan jangan menyerah, taukah Anda jika Thomas A. Edison berhenti pada percobaan yang keseratus, maka bohlam tidak pernah akan jadi. Pada hakikatnya, ketika Anda berhenti di langkah ke 100 sesungguhnya pada langkah 101 itu akan terlihat jalan untuk sukses.

2. Jangan Berpikir GRATISAN

Salah satu kendala dalam berbisnis adalah pola pikir ingin yang gratisan, maksudnya sangat perhitungan untuk investasi ilmu, seperti ikut seminar, training, e-course, kursus, dll yang bertujuan untuk menambah skill berbisnis. Belajar secara gratis memang tidak mengeluar biaya, tetapi sebagai gantinya Anda akan menemukan trial & eror, dan harus siap untuk itu.
Jika Anda belum mempunyai dana, maka belajar yang gratisan juga tidak mengapa tetapi sebagai gantinya Anda harus mengorbankan waktu untuk belajar, sampai menemukan formula yang tepat pada bisnis Anda.

3. Siap dan Berani Untuk GAGAL

Entah mengapa dan bahkan kebanyakan orang yang sampai pada titik sukses pada bisnisnya itu pernah merasakan yang namanya gagal, sudah menjadi rumus orang yang sukses itu adalah memiliki jatah gagal mereka masing-masing. Jadi untuk Anda yang mulai terjun ke dunia entreprenuer jangan takut untuk gagal, kerjakan yang terbaik niscaya hasil baik akan datang.
Salah satu cara untuk meminimalisir kegagalan tersebut dengan belajar pada orang yang sudah sukses dan jangan turuti kegagalannya, itulah cara terbaik untuk meminimalisirnya.

sumber :
http://www.bisnisrumahanpemula.com/pengertian-entrepreneur/